Situs Informasi Tentang Dunia Malam dan Hiburan Malam ⚤

Manfaat dan Cara Aman Meminum Alkohol

Table of Content

Bagi anda para pecinta dunia malam atau hiburan malam tentu saja sudah tidak asing dengan minuman ini. Ya, minuman beralkohol atau yang sering disebut atau dikenal dengan “miras” ini ternyata menyimpan manfaat tersendiri yang terkubur dari hal layak. Mungkin ini berkesan seperti mengada-ngada ataupun hanya hoaks belaka. Akan tetapi ternyata ada riset yang mendukung untuk membahas beberapa manfaat yang terdapat di dalam minuman beralkohol atau miras ini. Tentu nya dengan sumber yang jelas kita akan membahas lebih dalam tentang ini.

Tidak sedikit orang yang suka minum minuman keras atau alkohol untuk melepas penat di sela-sela padatnya hari kerja maupun waktu akhir pekan. Nah, tahukah Anda bahwa ternyata minuman beralkohol juga dapat membawa beragam manfaat menguntungkan buat kesehatan tubuh? Sejumlah penelitian bahkan melaporkan meminum minuman keras atau minuam beralkohol dapat menuntun Anda pada umur panjang.

Manfaat minuman keras untuk kesehatan berkisar atau bisa bermanfaat dari menguatkan otak hingga menyembuhkan pilek dan masuk angin. Tentunya semua manfaat ini hanya bisa Anda peroleh jika mengonsumsinya tetap dalam porsi wajar dan tidak sampai membuat candu. Dikarenakan sifat dari minuman ini adiktif atau minuman yang bisa membuat adiksi atau candu. Oleh karena itu minuman ini lebih baik diminum dengan porsi yang tepat agar tidak membuat Anda kecanduan.

Berikut adalah manfaat minuman keras atau minuman beralkohol bagi kesehatan :

Manfaat Minum Alkohol Bagi Kesehatan

1. Wine dan bir baik untuk jantung

Porsi wajar dari minuman keras, terutama bir dan anggur merah (red wine), dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 40 persen. Temuan ini dilaporkan oleh sebuah studi tinjauan yang mengamati lebih dari 100 penelitian milik Harvard School of Public Health, dilansir dari Live Strong.

Manfaat minuman keras bagi kesehatan jantung berkaitan dengan kemampuannya meningkatkan kolesterol baik (HDL), menurunkan kolesterol jahat (LDL), dan mengurangi risiko penggumpalan darah yang dapat menyebabkan penyumbatan arteri. Penyumbatan arteri itu sendiri merupakan faktor risiko dari serangan jantung dan stroke.

Para peneliti dari Mediterranean Neurological menemukan bahwa mengonsumsi bir dalam porsi sewajarnya setiap hari bisa mengurangi risiko penyakit jantung hingga 25 persen. Sama halnya dengan mengonsumsi anggur merah (red wine). Selain bagus untuk kesehatan jantung, minum anggur merah juga diketahui dapat membantu menurunkan berat badan, mengurangi pikun, meningkatkan sistem imun tubuh, dan mencegah pengeroposan tulang.

2. Bir turunkan risiko Alzheimer dan Parkinson

Bir tidak selamanya berisi kalori kosong. Berbagai studi menemukan bahwa bir mengandung thiamin dan riboflavin (dua jenis vitamin B), juga kalsium, magnesium, dan selenium yang lebih banyak daripada wine. Para peneliti menduga hal ini disebabkan oleh bahan dasar yang digunakan untuk membuat bir, yaitu jelai atau hops (pucuk pohon cemara).

Melansir Shape, sebuah studi terbitan Journal of Agriculture and Food Chemistry melaporkan senyawa aktif dalam hops dapat melindungi Anda dari risiko Alzheimer dan penyakit Parkinson. Penelitian lain dari Tiongkok (RRC) juga menemukan bahwa hop mengandung xanthohumol yang dikenal memiliki kandungan antioksidan dan antikanker tinggi yang berfungsi memperlambat perkembangan penyakit neurodegeneratif.

3. Bir dark brew kaya zat besi

Minuman keras jenis bir dark brew alias bir hitam diketahui memiliki keunggulan nilai gizi yang mengalahkan bir biasa. Satu gelas standar (12-ons) bir dark brew mengandung kandungan zat besi 121 ppb (parts per billion) dibandingkan dengan bir biasa yang memiliki 92 ppb dan fermentasi bit non-alkohol sebanyak 63 ppb.

Zat besi berfungsi membawa oksigen lewat aliran darah dari paru ke seluruh otot tubuh dan sistem organ lainnya. Ketika Anda kekurangan zat besi, oksigen akan mengalir lebih lambat dalam tubuh yang membuat Anda mudah merasa lelah, lesu, dan letih serta pucat.

4. Bir dan wine baik untuk kesehatan ginjal

Selain baik untuk jantung, bir dan wine yang dikonsumsi sewajarnya ternyata juga bagus untuk memelihara kesehatan ginjal.

Mengonsumsi bir dan wine pada kenyataannya menunjukkan penurunan risiko pembentukan batu ginjal hingga sekitar 41 persen. Selain itu, konsumsi rutin dari dua jenis minuman keras ini diketahui mampu menurunkan risiko kemunculan batu empedu asal sewajarnya. Ini karena senyawa aktif dalam bir dan wine bekerja meningkatkan kolesterol baik sementara menurunkan kadar kolesterol buruk yang terkandung dalam empedu.

5. Vodka baik untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi

Vodka adalah jenis minuman keras yang memiliki kadar alkohol tinggi dan juga memiliki sifat antibakteri yang sangat baik.

Dua sifat inilah yang bisa menjadikan vodka sebagai obat kumur alternatif yang terbukti ampuh membunuh bakteri penyebab bau mulut dan kerusakan gigi. Jika Anda ingin menambahkan faktor sehatnya, Anda bisa tambahkan beberapa batang cengkeh, lembaran daun mint, atau sebatang kayu manis dalam botol “obat kumur vodka” Anda.

6. Meningkatkan fungsi otak

Kebiasaan minum miras secara berlebihan dalam jangka panjang dapat merusak otak. Namun jika Anda pandai mengendalikan porsi dan frekuensi minum-minumnya, asupan alkohol ternyata dapat membantu mencegah penurunan fungsi kognitif otak.

Penelitian dari Loyola University menemukan bahwa peminum miras yang mampu membatasi porsinya menunjukkan penurunan risiko kerusakan kognitif otak sebanyak 23 persen, termasuk penyakit Alzheimer dan demensia, dibandingkan dengan kelompok orang non-peminum minuman keras.

Sebuah studi lain terbitan Consciousness and Cognition menunjukkan bahwa konsumsi minuman keras dalam porsi sewajarnya ditunjukkan terkait dengan kemunculan pemikiran kreatif untuk memecahkan masalah dengan waktu yang lebih cepat daripada saat tidak minum alkohol.

7. Wine mencegah flu dan masuk angin

Konsumsi minuman keras secara berlebihan dalam jangka panjang bisa merusak sistem kekebalan tubuh, sehingga menempatkan Anda pada risiko yang lebih tinggi terhadap berbagai macam penyakit. Namun, jika Anda mampu mempertahankan kebiasaan minum miras dalam porsi sewajarnya dan tidak terlalu sering, daya tahan tubuh Anda justru berpotensi semakin menguat.

Teori tersebut dibuktikan oleh sebuah studi dari Oregon Health & Science University yang mengamati efek minuman keras pada kera Makaka. Kera Makaka adalah spesies primata yang memiliki rancangan sistem imun tubuh paling mirip dengan manusia.

Tim peneliti menemukan bahwa kera yang mengonsumsi wine dalam porsi wajar menunjukkan peningkatan kualitas sistem kekebalan tubuh. Sebaliknya, kera yang minum terlalu banyak menunjukkan kekebalan tubuh yang melemah.

8. Wine juga memelihara kesehatan mata

Segelas red wine memiliki kandungan zat besi, magnesium, potasium, dan lutein juga zeaxanthin yang lebih tinggi ketimbang white wine.

Semua senyawa ini adalah karotenoid yang bisa mengurangi risiko Anda terhadap katarak dan degenerasi makular (hilangnya penglihatan sentral akibat kerusakan pada tengah retina, sekaligus penyebab utama kebutaan pada usia 50 tahun ke atas).

Sebelum membuka botol minuman keras favorit Anda untuk merayakan berita baik ini, ingatlah bahwa tanggung jawab adalah kunci demi mendapatkan keseluruhan manfaatnya. Ingat Drink With Responsible

Minum bertanggung jawab artinya rata-rata satu gelas minuman keras pilihan Anda dalam satu hari untuk wanita dan dua gelas sehari untuk pria. Di luar pedoman sehat ini, Anda justru akan membahayakan kesehatan Anda. Buat orang dewasa yang ingin menjaga pola hidup sehat, mengonsumsi minuman beralkohol seperti bir, wine, wiski, dan vodka sebenarnya tidak dilarang. Akan tetapi, bukan berarti Anda lantas boleh minum-minum sepuasnya. Anda harus menguasai dulu bagaimana caranya mengonsumsi minuman beralkohol secara aman dan bertanggung jawab. Jika anda ingin mengetahui lebih dalam untuk meminum alkohol dengan aman atau takaran-takaran pada minuman alkohol atau miras ini, kami sudah menyediakan beberapa tips untuk anda aman mengonsumsi minuman beralkohol.

Berikut adalah tips aman mengonsumsi minuman beralkohol :

Sebelumnya minuman alkohol tidak baik untuk wanita yang sedang hamil, jadi jika anda mempunyai teman yang sedang hamil atau pasangan yang sedang hamil usahakan jangan di kasih minuman beralkohol ya!

Tips Aman Meminum Alkohol

1. Minum secukupnya saja

Segala sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik. Menurut sejumlah penelitian serta badan kesehatan di seluruh dunia, sebaiknya pria dan wanita dewasa tidak mengonsumsi lebih dari empat belas unit alkohol dalam seminggu.

Namun, empat belas unit ini tidak boleh diminum sekaligus dalam satu hari. Berilah jeda dua sampai tiga hari di mana Anda tidak mengonsumsi alkohol sama sekali.

Satu unit alkohol sendiri kira-kira setara dengan takaran berikut.

  • 240 – 280 ml (satu gelas belimbing atau setengah gelas besar) bir dengan kadar alkohol 3 – 4 persen.

  • 50 ml wine atau sake dengan kadar alkohol 12 – 20 persen.

  • 25 ml minuman keras seperti wiski, scotch, gin, vodka, dan tequila dengan kadar alkohol 40 persen.

Ingat, setiap produk mengandung kadar alkohol yang berbeda-beda. Selalu perhatikan dan hitung kadar alkohol yang akan Anda pesan. Pasalnya, dua gelas besar bir saja sudah setara dengan minum empat unit alkohol dalam sehari. Maka, sebaiknya jangan pesan atau minum lebih banyak lagi. Akan tetapi semuanya adalah pilihan, kembali lagi ke tujuan anda minum, untuk bersenang-senang atau hanya melepas penat dan kembali fresh?

2. Makan dulu sebelum minum

Minum alkohol dalam keadaan perut kosong akan membuat Anda lebih cepat mabuk. Selain itu, organ hati Anda juga harus bekerja jauh lebih keras untuk memproses alkohol dalam tubuh Anda. Karena itu, sebaiknya makan dulu sebelum Anda minum alkohol jenis apa pun.

Dengan makan dulu sebelum minum-minum, alkohol pun tidak akan diserap terlalu cepat ke dalam darah, otak, dan organ lainnya seperti hati. Ini karena makanan Anda akan memperlambat proses penyerapan alkohol dalam tubuh.

3. Minum pelan-pelan

Supaya aman saat minum alkohol, sebaiknya pelan-pelan saja. Minum alkohol cepat-cepat atau langsung menenggaknya sampai habis akan membuat organ hati kesulitan untuk membersihkan alkohol dari dalam tubuh.

Maka, kadar alkohol yang tinggal dalam tubuh dan masuk ke aliran darah jadi lebih banyak. Padahal Anda minum bir dengan takaran yang sama dengan teman Anda yang minumnya pelan-pelan.

5. Hindari minuman yang ditawarkan orang lain

ika Anda minum di bar atau di tempat umum, jangan menerima minuman yang ditawarkan orang lain, apalagi yang tidak Anda kenal dan minumnya ditawarkan secara cuma-cuma. Anda tidak tahu apa saja kandungan di dalam minuman tersebut. Selain itu, Anda juga jadi tidak bisa mengukur berapa banyak kadar alkohol di dalamnya.

Semua hal diatas adalah beberapa hal yang dapat anda coba, akan tetapi ini semua hanyalah pilihan. Pada akhirnya anda sendiri yang akan memilih untuk melakukannya atau tidak, Ini semua kembali ke tujuan awal anda meminum alkohol, apakah untuk party dan bersenang-senang bersama teman-teman atau hanya sekedar minum-minum tipis untuk melepas penat setelah bekerja seharian? Apapun pilihan anda stay healthy and have fun!

Artikel Terkait: