Situs Informasi Tentang Dunia Malam dan Hiburan Malam ⚤

Mengenal Pesta Seks Swinging yang Sedang Viral


Belakangan ini istilah swinger sedang viral diakibatkan banyak nya orang yang mempraktikan hal ini saat masa pandemi COVID-19 (Corona Virus) berlangsung, berbagai kasus sudah banyak terdengar ke seluruh penjuru dunia, dimulai dari negara kita yaitu Indonesia, seorang dosen di yogyakarta diduga melakukan praktik swinger. Pada umumnya aktivitas seks ini dilakukan oleh sekumpulan orang atau mempunyai komunitasnya tersendiri.

Lalu dilanjut pada masa pandemi ini, terjadi kasus melakukan praktik swinger yang diduga dilakukan dan direncanakan oleh sekelompok komunitas yang berada di negara Australia. Hal ini pertama kali disadari akibat ada nya lonjakan kasus COVID–19 (Virus Corona) beberapa bulan kemarin, praktik seks ini sangatlah di khawatirkan akibat akan menjadi cluster terbaru dan jika tidak diambil langkah preventif maka akan terjadi lonjakan kasus COVID-19. Diduga kasus swinger ini dilakukan oleh komunitas yang diperuntukan untuk melakukan praktik seks swinger. Mereka diduga melakukan sebuah pesta rahasia saat masa pandemi ini berlangsung.

Jika kita sudah membaca beberapa kasus yang sudah terjadi ini, maka lebih baik kita lebih mengenal apa itu swinger dan swinging.

Swinger vs Swinging


Swinger

Swinger, adalah julukan yang digunakan pada beberapa pasangan ataupun seseorang yang berstatus lajang atau seseorang yang memiliki prinsip ‘ hubungan terbuka’ atau yang sering kita sebut dengan open-relationship, prinsip utama dalam swinger ini adalah, mendapatkan kebebasan melakukan hubungan seksual dengan pasangan yang lain atau lebih singkatnya bertukar pasangan untuk melakukan hubunga seksual yang nanti nya akan membangkitkan gairah yang hebat pada pasangannya masing-masing.
Selain mendapatkan kenikmatan menonton pasangan berhubungan seks dengan orang lain atau pasangan lain, ada beberapa alasan lain yaitu salah satunya dikarenakan adanya ketidakpuasan seksual yang didapat dari pasangan resmi nya.

Swinging

Swinging, adalah nama untuk aktivitas saling bertukar pasangan untuk melakukan hubungan seksual.
Pada dasarnya aktivitas ini banyak dilakukan oleh pasangan-pasangan muda bahkan bisa terjadi pada seseorang yang lajang hingga seseorang yang mempunyai prinsip ‘open-relationship’. Kondisi ini sangatlah berbahaya, diluar dari masa pandemic COVID-19 aktivitas ini sangat berbahaya dikarenakan saling bertukar pasangan atau saling berganti pasangan untuk melakukan hubungan intim atau hubungan seksual sangatlah fatal akibatnya.

Resiko Kesehatan


Aktivitas Swinging yang dilakukan oleh swinger yang mayoritas dilakukan oleh sekelompok orang yang terdiri dari minimal 4 orang dan 2 lawan jenis ini sangatlah fatal akibat nya, risiko yang ditempuh pun sangat lah besar. Dari beberapa penyakit menular kelamin hampir terdapat 80% kesempatan untuk terkena penyakit menular kelamin. Bayangkan saja anda dapat tertular sebesar 80% penyakit menular kelamin dan itu akan terus menular ke orang lain jika praktik ini dilakukan.

Terdapat beberapa penyakit yang terdeteksi yang paling sering muncul akibat aktivitas seks ini beberapanya yaitu:

  • Herpes : diakibatkan oleh bakteri dan virus
  • Klamidia : diakibatkan oleh bakteri dan virus
  • Gonore : diakibatkan oleh baketri
  • HIV/AIDS : menyerang imunitas tubuh

Pada kasus aktivitas seks ini atau yang disebut swinging terdapat penyakit menular seksual yang sangat berbahaya, HIV penyakit ini disebabkan oleh virus yang menyerang system kekebalan tubuh ( imunitas tubuh) yang ditahap berikut nya dapat melemahkan kemampuan tubuh melawan infeksi dan penyakit. Pada akhir tahap HIV terdapat tahap AIDS yang membuat tubuh (imunitas) sudah tidak bisa melawan infeksi yang disebabkan oleh suatu bakteri yang masuk kedalam tubuh, membuat tubuh menerima semua bakteri dan virus tanpa mempunya daya tahan tubuh (imunitas).Hingga tahun 2020 mau berakhir obat atau metode penanganan HIV/AIDS belum juga ditemukan.

Sangat mengerikan apabila hal ini terjadi, hanya dikarenakan melakukan pesta seks yang bersifat senang sementara dan tanpa memperhatikan factor Kesehatan dapat tertular beberapa penyakit kelamin diatas.

Tips Melakukan Seks dengan Aman


Mencegah penyakit menular seksual bisa diatasi dengan memperkecil kesempatan penyakit tersebut dapat menular. Caranya dengan menggunakan beberapa alat berikut ini :

  • Kondom : Dengan menggunakan kondom, dapat mencegah penularan penyakit menular seksual kepada pasangan anda, terlebih jika anda adalah seseorang yang aktif dari segi seksual maka sangatlah penting untuk memakai barang ini. Selain mencegah penularan penyakit seksual, kondom tentunya bisa mencegah kehamilan yang tidak diinginkan atau direncanakan, sehingga memakai barang ini sangatlah dianjurkan jika anda adalah orang yang aktif secara seksual.

  • NuvaRing : atau yang lebih dikenal dengan cincin vagina, alat ini termasuk alat kontrasepsi yang akan disimpan di vagina , baran ini berwarna transparan dan fleksibel dan tentu nya tidak mengandung lateks, dengan alat ini anda dapat mencegah kehamilan lebih besar presentase nya dari memakai kondom akan tetapi jika pada masalah penyakit menular seksual alat ini lebih kecil presentasenya jika dibandingkan oleh kondom yang terbuat dari lateks.

Dengan hal-hal yang diatas sudah disebutkan membuat anda melakukan hubungan intima tau hubungan seksual menjadi lebih aman, setidaknya dapat mengurangi kesempatan Anda untuk terkena penyakit menular seksual yang sangat mengerikan itu.

Jika Anda masih ingin tahu lebih lanjut tentang pesta seks swinging ini lebih baik anda tidak melanjutkannya, dikarenakan beberapa negara khususnya negara yang berkawasan di asia tenggara sangat menolak bahkan ada beberapa yang melarang aktivitas ini dilakukan.

Dikarenakan bahaya per-individual atau risiko penyakitnya sangat tinggi maka banyak negara yang menolak dan melarang hal ini terjadi. Jika ingin dibayangkan risiko untuk terkena penyakit menular seksual ini sama seperti melakukan aktivitas seksual secara sesama jenis yang seringkali diberi peringatan bahwa potensi untuk terkena penyakit menular seksualnya sangat tinggi.

Manfaat Menggunakan Kondom


Penggunaan kondom saat berhubugan intim sangat disarankan. Terlepas dari selera dan preferensi, nyatanya pemakaian kondom sangat berdampak baik bagi kesehatan. Meski begitu, sebagian laki-laki masih enggan menggunakan kondom karena diyakini bisa mengurangi kenikmatan.

Berikut adalah Manfaat menggunakan alat kontrasepsi atau kondom :

  • Mencegah Kehamilan yang Tidak Diinginkan : Jika dipasang dengan tepat, penggunaan kondom setidaknya dapat mengurangi risiko kehamilan hingga 98 persen. Ini artinya, hanya 2 dari 100 orang yang mungkin hamil setelah berhubungan intim menggunakan kondom. Namun jika pemasangan kurang sempurna, efektivitasnya turun menjadi 85 persen. Kondom, bahkan dapat membantu metode KB lainnya untuk bekerja lebih efektif.

    Tidak ada metode yang 100 persen efektif untuk mencegah kehamilan. Jadi, menambahkan kondom merupakan ide yang baik untuk memberi perlindungan ekstra. Anda bisa menambahkan kondom untuk hampir semua metode kontrasepsi lainnya, seperti pil KB, suntikm cincin, IUD, dan implan.

  • Mencegah Penularan HIV : Virus HIV dapat mudah menyebar melalui hubungan seks tanpa kondom karena penularannya melalui kelamin. Menggunakan kondom dapat mencegah kamu menyebarkan atau mendapatkan virus ini.

  • Memperpanjang Durasi Berhubungan Intim : Perlindungan itu penting, tapi kepuasan juga tidak kalah penting. Menurut penelitian, kondom ternyata dapat membantu meningkatkan kualitas kehidupan seks Anda dan pasangan dengan memperpanjang durasi hubungan intim, lho.

    Kondom memiliki banyak model, bentuk. dan tekstur yang bervariasi yang dapat meningkatkan sensasi seks bagi kedua pasangan. Dan meminta pasangan memasang kondom pada Mr.P-nya bisa menjadi bagian yang seksi dari foreplay, terutama bila Anda juga menambahkan pelumas. Kondom, bahkan dapat menunda ejakulasi (cumming), sehingga hubungan seks berlangsung lebih lama. Anda dapat menggunakan kondom untuk seks oral, anal, dan vaginal. Manfaat kondom dapat membuat Anda fokus pada kesenangan dan kepuasan berhubungan intim dengan pasangan tanpa khawatir tentang kehamilan atau penyakit menular seksual (PMS).

  • Menjaga Ereksi : Kondom juga bermanfaat bagi pria yang mengalami kesulitan ereksi atau disfungsi ereksi. Dengan menggunakan kondom, ereksi bisa lebih lama dipertahankan.

  • Higienis : Salah satu alasan mengapa hubungan intim perlu menggunakan kondom adalah lebih sehat dan higienis. Manfaat penggunaan kondom membuat hubungan intim menjadi lebih bersih dan lebih aman. Selain itu, menggunakan kondom berarti mencegah penularan PMS, seperti gonore, trichomoniasis, herpes, sifilis, dan lainnya. Sama sepertin point yang sudah disebutkan diatas

  • Mencegah Cedera : Banyaknya pelumas pada kondom membuat risiko cedera saat berhubungan intim menjadi sangat rendah.

Tips Menggunakan Kondom


Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, manfaat kondom di atas baru bisa didapatkan secara optimal bila kamu menggunakan kondom dengan tepat. Karena itu, perhatikan tips penggunaan kondom berikut ini untuk perlindungan yang efektif baik untuk mencegah kehamilan dan mecegah penyakit menular seksual:

  • Pastikan kamu atau pasangan menggunakan kondom dengan benar, sesuai dengan petunjuk pemakaian pada kemasan.

  • Jangan pernah menggunakan kembali kondom yang sudah pernah digunakan.

  • Jangan menggunakan kondom pria dan wanita secara bersamaan. Hal ini dapat merusak kondom dan mengurangi efektivitasnya.

  • Jangan menggunakan pelumas berbasis minyak dan obat-obatan dengan kondom lateks.

Bagaimana? Lebih baik Anda bersenang-senang bersama teman-teman bukan? Pergi ke tempat hiburan malam yang bentar lagi akan dibuka di penghujung tahun lebih baik dibandingkan dengan melakukan aktivitas ini bukan? Stay safe and have fun!

Konten Terkait: